Home > nasional > Ulama turun padang pertahan SPRM dari pawang di Banten, indon

Ulama turun padang pertahan SPRM dari pawang di Banten, indon

October 27, 2013 Leave a comment Go to comments
9799f71d4af0c1b4eb64186da05cc0a5

Dinasti Ratu ATut mempunyai penyokong kuat dari kalangan pawang

Puluhan pelajar pesantren dan ulama perubatan Islam dari seluruh Banten semalam mengunjungi ibu pejabat badan pencegah rasuah Indonesia (SPRM) dalam usaha untuk ‘melawan’, menahan, ilmu hitam yang dipercayai digunakan penyokong gabenor wilayah berkenaan Ratu Atut Chosiyah dan keluarganya. Gebenor ini sudah tidak diterima masyrakat banten, Tetapi masih memenangi undi pilihanraya yang disyakki telah melakukan penipuan menggunakan orang dalam, , Adik nya Tubagus Chaery Wardana alias Wawan  di tangkap atas tuduhan rasuah, oleh SPRM dan menambahkan lagi kemarahan gabenor Banten ini. Mahasiswa Banten telah melakukan demo Di luar gedung DPRD Banten, ratusan mahasiswa sudah mulai ramai memadati halaman Gedung DPRD untuk menyampaikan aspirasinya itu. Sementara Atut sendiri tak terlihat di dewan perwakilan rakyat itu.

Ratu Atut Chosiyah (Gabenor Banten) dikatakan dilindungi oleh sekumpulan Jawara, pemimpin berpengaruh yang mahir dalam ilmu persilatan dan dukun.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah ulama dari Banten, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (11/10). Mereka datang bersamaan dengan pemeriksaan Gubernur Banten Ratu Atut Choisiyah. Kedatangan ulama itu bukan untuk mendukung Atut. Sebaliknya, buat menjaga keamanan KPK dari hal-hal yang bersifat ghaib, seperti santau

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah ulama dari Banten, mendatangi Pejabat Badan pencegah Rasuah (KPK), 
Kedatangan ulama perubatan Islam itu melawan ilmu hitam untuk menjaga keamanan KPK (SPRM) dari hal-hal yang bersifat ghaib, seperti santau

Seorang pawang Ki Gendeng Pamungkas yang mendakwa mengenali keluarga Ratu Atut berkata, penyiasat KPK yang menjalankan siasatan terhadap keluarga itu akan terkena ilmu hitam.

“Kumpulan pawang di Banten, Sukabumi dan |Cianjur Selatan akan menyerang serentak pemimpin KPK (sprm),” kata Pamungskas seperti yang dipetik oleh portal berita Tribunenews.com. Gabenor Banten itu dituduh merasuah Ketua Hakim Mahkamah Perlembagaan Akil Mochtar dalam kes keputusan pilihan raya majlis perbandaran baru-baru ini.

banyahan rakyat di kota Banten

Luahan sebahagian bantahan rakyat di kota Banten:, ‘tangkap , adili Ratu Atut dan kroni kroni nya’

Sementara itu, KPK tidak menghiraukan khabar angin mengenai penggunaan ilmu hitam itu. “Biar Atut dilindungi pawang, KPK dilindungi Tuhan,” kata ketua KPK Arabaham Samad.

Metrotvnews.com, Banten: Keluarga Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah diketahui memiliki banyak aset di wilayah Banten. Aset bernilai miliaran Rupiah ini di antaranya berbentuk bisnis hotel, station radio, waterboom (sunway lagoon) dan station minyak.

Statin radio Bahana Banten disebut-sebut dimiliki Tubagus Chaery Wardana alias Wawan, adik Ratu Atut. Dalam salinan akta notaris, Wawan menduduki posisi komisaris di radio yang lebih dikenal dengan nama Polaris FM ini.

Radio yang kerap menerima iklan layanan masyarakat dari Pemprov Banten ini berdiri tahun 2008 dengan modal dasar Rp3 miliar. Selain Wawan, nama Airin Rachmi Diany dan kedua anak mereka, Tubagus Ghiffari Al Chusaeri Wardana dan Ratu Ghefira Marhamah Wardana juga tercatat sebagai pendiri radio Bahana Banten.

Begitu pula dengan wahana hiburan keluarga berupa waterboom dan vila di kawasan Cipocok, Serang, Banten. Waterboom Tembong Jaya dibuka untuk umum pada tahun 2010, yang dimiliki dan dibangun atas prakarsa Tubagus Chasan Shohib, ayah kandung Ratu Atut Chosiyah.

Bidang perhotelan juga tak luput dari perhatian bisnis keluarga sang gubernur. Dari salinan akta notaris, hotel berbintang 4 itu didirikan Andika Hazrumi dan Andiara Aprilia Hikmat, anak kandung Ratu Atut. Sebagai hotel mewah di Kota Serang, berbagai acara dan rapat kedinasan Pemprov Banten kerap diarahkan ke hotel ini.

Jaringan bisnis pun melebar hingga usaha SPBU. Pom bensin yang terletak di kawasan strategis di Jalan Palima, Curug, Serang, itu dimiliki keluarga Ratu Atut. SPBU ini ditunjuk Pemprov Banten sebagai tempat langganan kendaraan dinas untuk mengisi BBM.

Adiknya Ratu Atut,

Adiknya Ratu Atut, Tubagus Chaery Wardana alias Wawa ditahan SPRM

Setiap bulannya, sejumlah dinas Pemda setempat mengeluarkan voucher bagi para pegawainya untuk mengisi bahan bakar di SPBU (station minyak) tersebut.
Laporan terakhir yang disampaikan Ratu Atut tertanggal 6 Oktober 2006, jumlah total kekayaannya mencapai Rp41,9 miliar.  Sementara LHKPN tertanggal 24 Agustus 2010, Airin Rachmy Diani atau istri Wawan mencapai Rp103 miliar.

Categories: nasional
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s